Published: September 23, 2022
3
7
82

Banyak hal dijauhi para trader, terutama saat fase bearish. Saham yang ARB hampir setiap hari biasanya sepi peminat. Bahkan kalau saham itu downtrend parah, akan semakin dijauhi. Lalu, bagaimana menyikapinya? Dalam edisi "mengejar pisau jatuh". Sebuah Utas!

Kita mulai dengan bercerita dulu. Banyak anggapan, menangkap pisau jatuh adalah sebuah kesalahan fatal. Tergantung dilihat dari sudut pandang siapa. Kalimat "Sell on May and Go Away" seolah bursa saham selesai ketika masuk bulan Mei sampai bertemu lagi menjelang Windress.

Apakah nyatanya bursa saham selesai? tentu tidak. Bagi sebagian orang mereka akan terus mencari celah di fase market dalam kondisi apapun. Salah satunya adalah saat memasuki bearish. Banyak saham yang akan konsolidasi di beberapa area dan juga turun terus hingga semakin dalam.

Edisi kali ini membahas mengenai menangkap pisau jatuh. Hal yang menakutkan bagi sebagian orang, tapi merupakan keberkahan bagi beberapa orang. Bagaimana menentukan titik balik dari selesainya fase downtrend? Sekali lagi, ini adalah pengalaman pribadi. Bisa salah, bisa benar.😇

Mari kita mulai, sebelum itu siapkan kopi hangat atau teh hangat. Jangan lupa juga sambil mendengarkan lagu yang berdendang seperti dangdut, keroncong atau yang suka metal sebagai pacuan jantung agar lebih aktif. Akan ada banyak contoh disini, pembahasan ini agak lumayan panjang

Bagian pertama : Saat memasuki fase bearish, saham akan mulai tersortir dengan sendirinya. Indeks akan bergerak naik turun dengan lambatnya. Cenderung berbeda bila dibandingkan dengan senyumanmu. Eh salah, bila dibandingkan dengan saat windress.

Lalu, dimana bagian pentingnya? Beberapa orang tidak sadar, saat terjadinya sortir ini maka uang akan berfokus di beberapa titik saham yang biasanya saham ini merupakan saham yang sudah turun berhari-hari. Sudah dapat poinnya?

Bila di ibaratkan, saat ada banyak tukang telor di pasar yang sepi. Telor yang paling murahlah yang akan ramai dibeli dan lama kelamaan tukang telor itu akan menaikkan harga karena semakin banyak pembelinya. Lalu saat naik, pembeli akan pindah ke tukang telor yang murah lainnya.

Disinilah maksud uang yang berfokus/berpusat. Saat terjadi seperti ini, kita bisa lebih mudah memilih saham yang akan berpotensi untuk naik dibanding saat market ramai. Karena semuanya akan naik berbarengan. Selesai disini. Akan memudahkan target pilihan kita.

artian mudah disini, bukan mudah selayaknya mudah dengan hari ini kita beli sahamnya, lalu besoknya akan naik kencang tentu tidak seperti itu. Tapi kita lebih mudah lihat arah market kemana dengan saham yang sedang ramai itu. Karena uang berfokus disana.

Bagian kedua: Lalu, setelah kita mampu melihat arah market yang sudah mulai berfokus ke beberapa saham. Bagaimana mengejar pisau jatuh itu? Di tahap ini dibutukan screener. Biasanya setiap sekuritas yang dipakai akan memilikinya. Ada beberapa syarat: 1. MA 5 2. Pembalikan harga

Ini contoh saham $ASLC sebelum ada kenaikan dan saya memilihnya untuk beli saat sore. Bagaimana bisa saya melihat ada potensi? Karena sudah membentuk pembalikan harga dengan tidak membuat low baru setelah turun berhari yang tak kunjung reda. Kenapa ada MA 5 padahal belum kena?

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

Pemilihan $ASLC pada titik ini dikarenakan sudah ada pembalikan harga dengan resiko yang sangat minim dan dekat sekali pada MA 5 nya setelah ada pembalikan harga. Bagaimana patokannya lanjut atau tidak? Ada dua opsi, beli setelah melewati MA 5 atau beli saat dibawah MA 5.

Terlihat kejadian bahwa $ASLC bisa dan mampu melewati juga bertahan diatas MA 5. Ini menjadi titik balik perubahan kondisi kita jual atau tetap mempertahankan saham itu. Membeli saat tidak membuat low baru resiko rugi terukur. Membeli saat break MA 5 lebih meyakinkan.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

semua kembali ke masing2 perorangan lebih nyaman kemana. Banyak yang kurang melihat garis MA, perhatikan baik2. Setiap saham yang akan naik akan membentuk bentukan garis agak naik sedikit. Bila MA 5 terasa kurang sensitif, bisa pakai MA 3. Ini opsional untuk melihat arah.

selain itu syarat tidak membuat low baru, sebaik2nya di dukung dengan candle hijau setelah turun berturut2. Ini semakin meyakinkan adanya potensi kenaikan di esok harinya. Ternyata tidak hanya MA 5 saja syaratnya ya hehe. Rajinlah membaca agar tidak terkena clickbait.

Istirahat dulu. Besok dilanjut. 😴

Kembali lagi bersama saya! Hallo semua, maaf agak terlambat ya. Masih terus menantikan tulisan saya ya. hehehe Kalau ada yang bisa cuan dari membaca tulisan saya. Saya sangat bersyukur, sebaik2nya ilmu adalah yang dibagi. Mari kita lanjutkan.

Setelah membuat versi $ASLC kemarin, mari kita buat yang baru saja terjadi. Yakni di saham $SATU. Lagi dan lagi, dengan konsep yang sama. Kita bisa melihat potensi mengejar pisau jatuh tanpa perlu tergores pisau.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

Beberapa kriteria yang sangat baik untuk mengejar pisau jatuh: - tidak membuat low baru - tidak arb - candle hijau - masukkan watchlist - tidak membuat low baru di esok harinya - beli setelah price action agresif/tunggu di atas MA 3 atau MA 5, tergantung orang. Beli lalu berdoa.

Lalu bagaimana mendapatkan daftar saham yang sedang downtrend tapi di screener tidak dapat? - liat di list loser stock secara % - masukkan saham yang sudah dibantai habis2an dengan downtrend - tunggu tidak arb atau membuat low baru karena biasanya screener MA kurang berlaku.

Bagian Ketiga: Saham downtrend tidak selalu ada pembalikkan arah setelah turun berhari2. Tidak seperti pembahasan pada bagian kedua. Pembahasan kali ini lebih ke arah bagaimana menentukan kita bisa meyakinkan diri untuk membeli saham yang turun habis2an tapi tidak ada pantulan.

Pembahasan ini akan menjadikan saham $UFOE sebagai contohnya. Kalau dilihat, ada didalam salah satu WL saya menyebutkan $UFOE sebagai salah satu kandidatnya. Kenapa saya memilihnya? $UFOE terlihat berbeda bila dibandingkan dengan $ASLC dan $SATU.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi
Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

Terlihat kan perbedaannya? $UFOE tidak langsung ada pantulan ketika tidak membuat low baru. Ada tipikal yang membuat base, ada yang membuat pijakan seperti anak tangga lalu meledak. Kenapa saya memilih $UFOE di sore itu lalu besoknya meledak? apakah kebetulan? Yaiyalah 🤣

diluar dari kebetulan atau tidak. Ada analisa dibaliknya. Sebelum sebuah saham meledak setelah turun berhari2 tapi tidak ada pantulan dalam mengejar pisau jatuh. Ada yang membuat base atau pijakan. Cirinya terlihat dari candle seakan membuat anak tangga atau base diharga itu saja

atau ada cara lain dengan melihatnya sideways. Tapi, saham dengan pijakan seperti tangga akan lebih maksimal dalam menentukan kepastian akan naik. Selain membuat pijakan anak tangga, MA kecil2 akan berkumpul saling tempel sebelum meledak.

cara ini bisa dipakai dalam saham yang sedang diatas, tapi bukan dalam bahasan kali ini. Berbanding terbalik bukan dalam mengejar pisau jatuh pada bagian kedua. $UFOE terus naik pelan seperti tangga kecil dengan volume terus naik. Voila, esoknya ARA. Kebetulan? he he.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

prinsip yang udah bagi saya, memang tidak bahasa anak teknikal banget. Saat MA berkumpul dan membentuk garis MA yang naik ke atas, sementara candle terus beriringan diatas MA kecil2 berarti ada kesempatan yang terukur. Saya terbiasa membeli saham saat belum diatas, resiko terukur

Kebiasaan saya adalah memilih resiko dan tidak melihat potensi keuntungan. Kenapa? karena keuntungan bisa tanpa batas, siapapun ingin keuntungan tak terhingga tapi lupa membatasi kerugian yang mampu di toleransi.

@stockmapping Ini yg gw maksud mas @Orangduatiga Tapi salah mulu wkwkwkkw

Share this thread

Read on Twitter

View original thread

Navigate thread

1/30