Published: November 26, 2022
6
24
135

Seringkali sebagai trader kita bingung untuk mencari saham mana yang paling menarik diantara ratusan kode saham yang terdaftar di bursa efek. Edisi kali ini membahas "mencari jarum dalam tumpukan jerami" namun agak sedikit panjang dengan berbagai kategori pencarian. Sebuah Utas!

Cara screening berarti mensortir kategori saham seperti apa yang ingin kita cari. Setelah itu alat apa yang kita butuhkan untuk mencari saham itu. Saya biasa melakukannya dengan menggunakan app Data Saham Indonesia (android only) dan OLT dari bawaan sekuritas.

Mari kita breakdown satu persatu, pertama kita bahas yang secara umum saja menggunakan OLT bawaan sekuritas. Terdapat kategorisasi untuk screening ratusan saham itu. Catatan saja, saya menggunakan OLT Mirae Asset Sekuritas sebagai alat screening saya.

1. Break Volume dan MA 5 Melalui screening ini akan keluar sekian banyak saham yang besar volumenya dan break MA 5. Bisa dilihat pada menu EZ CONDITION SEARCH. Setelah di sortir dengan screening ini, lalu bagaimana lagi tahap selanjutnya? Bisa lihat bahasan thread lain saya.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

Kenapa hanya break volume 5 hari terakhir? Gunanya untuk menyaring dengan banyak dugaan. 1. Saham breakout sideways 2. Saham breakout last high 3. Saham ramai Karena volume perdagangan tidak akan bisa berbohong. Ini menurut pendapat saya.

Lalu bagaimana bila break volume masih terasa aneh? Gunakan MA 5 saja saat screening atau MA 3. Ini tergantung digunakan untuk apa, karena biasa day trading saya gunakan ini. Lebih kuat untuk konfirmasi gunakan MA 20 atau 60 bila ingin swing.

Ada banyak nih bang sahamnya, terus gimana ya? Karena biasanya beberapa saham akan memiliki karakter yang berbeda. Selain yang saya bahas pada thread saya yang lain, trader minimal menguasai chart pattern dan EW, ya saya tidak akan bahas disini. Sudah banyak yang lebih ahli.

2. Saham downtrend Masih dengan alat yang sama, yaitu OLT bawaan. Kita beralih ke menu EZ FINDER. Pada bagian ini gunanya untuk sortir saham yang sudah turun banyak, tergantung mau dipilih dalam jangka waktu bisa 5,10 dan 20 hari. Selain itu saham yang sudah naik (con)

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

juga bisa dilihat apabila mencari saham mancing mania ala bang bara. Ganti saja pilihan underweight menjadi overweight. Biasanya akan tersaring saham yang naik tinggi lalu turun entah ARB atau tidak. Keduanya ini sering saya pakai dikombinasikan dengan thread saya yang lain.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

3. Mencari dengan candle Bagian ini menurut saya lebih mudah. Kenapa? karena langsung terhadir chart dan nama sahamnya dalam satu kotak menu semuanya lebih lengkap. Saya biasa menggunakan bagian garis merah. Lalu cek chart satu2 sesuai kriteria yang saya bahas pada thread saya.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

Loh ternyata masih terasa umum cara screeningnya? karena saya tidak pakai metode2 lain pada bagian ini, hanya menggunakan OLT bawaan sekuritas yang paling mumpuni. Saya tidak menggunakan metastock, tradingview ataupun amibroker untuk screening karena itu berbayar.🤣

Semua cara ini saya kombinasikan dengan thread saya yang lain, saya ulang2 biar dibaca juga. Soalnya ini masih terasa umum. Untuk bagian yang lebih detil akan saya jelaskan dibagian app data saham indonesia.

Pada bagian ini saya akan membahas mengenai cara screening saya di app DSI dan ini beberapa kriterianya. Perlu diketahui app ini tidak perlu berlangganan kalau hanya screening dan diberikam kesempatan 5 kali perhari kalau tidak salah. Setelahnya saya akan bahas lebih detil.

Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi
Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi
Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi
Image in tweet by Alda | #LawanJudolDenganInvestasi

@stockmapping @senimemancing Bang, ijin cb pake disesuaikan pake filter sb yah 🙏

@stockmapping titip sendal dulu banggggg

Share this thread

Read on Twitter

View original thread

Navigate thread

1/17