Orang ini mau jual rumahnya USD 800.000. Nggak laku2. Lalu dia punya ide brilian. Dia bikin lotere hadiahnya rumah yg dia mau jual. Loterenya dijual hanya USD 1. Yg beli mbludak. Dari jualan lotere dia dapat USD 2 juta. Lalu dia pilih 1 pemenang. Gokil.
Kalau mau jual rumah gak laku2, dijual aja dg cara di atas. Kayaknya berhasil juga. Kenapa? Mentalitas banyak orang suka lotere. Ingin kaya mendadak. Beli lotere USD 1 dapat hadiahnya rumah. Pasti banyak yg minat.
Dalam kasus di atas yg beli lotere dia ada dua juta orang. Beli lotere hanya USD 1 tapi hadiahnya rumah besar. Kalau promosinya viral, akan dapat jutaan pembeli spt kasus di atas. Iseng2 berhadiah.
Konsep lotere ini amat sering dilakukan bank bank RI. Yakni dg cara bagi2 hadiah rumah dan mobil. Cara ini amat efektif. Dulu BCA pertama kali booming krn hadiah Tabungan Tahapan dapat rumah x mobil mewah. Jumlah nasabah BCA meledak karena konsep hadiah tabungan Tahapan tsb.
Dijual USD 800 ribu gak laku laku. Saat dia jual dgn konsep lotere, pemiliknya malah dapat dana USD 2 juta. Jauh di atas harga jual rumahnya. Dia memanfaatkan psikologi banyak orang yg selalu yakin dirinya bisa jd pemenang lotere. Padahal rasio menangnya hanya 1 : 2 juta.

