Published: June 24, 2025
54
2.4k
12.5k

karena gue medit: mau kasi tau buat kuliah & daftar beasiswa di Eropa & commonwealth countries, coba daftar Cambridge English Exam yg C1 & C2, ketimbang IELTS. it directly aligns with the CEFR scale format & jauh lebih MURAH (hampir 3x murah dari IELTS yg udah hampir 4 juta itu).

pernah nanya ke penyelenggara tesnya di Indonesia sekitar tahun 2022, biaya tesnya 1,25 juta. and tbh, gue liat kecenderungan ielts & ibt yang menekankan literary lexicon ni aneh soalnya kata2 yg u pada hafalin itu ga kepake sehari2 & pas kuliah di LN.

tes cambridge C1 & C2 ini lebih menekankan pemahaman peserta thd penggunaan kata yg umum dg beragam variasi & turunan/akar kata tsb. w pernah baca salah satu bahasan C1, lupa detail soalnya. tapi kata yg dipake tuh "clear" yg adjective, adverb, verb, dan noun nya sama semua.

ternyata jawaban yang dicari itu "clarity"😂 karena arti dari kata itu adalah: the quality of being clear (Cambridge Dict. & Merriam-Webster). jadi ya gitu, yang ditekankan adalah u sebenernya tau ga si baca apaan? dengar apa? ngomong apa? dan nulis apa saat tes kemampuan bahasa?

nih buat preparation dari website resmi cambridge english. C1: C2:

mereka kasih banyak free learning essentials buat ujian ini, ga perlu beli buku resmi dari mereka jg masih bisa ikutin. bahkan, sample speaking part nya malah pernah lihat dulu mereka post ini di official youtube mereka sendiri (gatau y, masi ada apa engga,,, hopefully ada).

penyelenggara tes ielts itu ya dari cambridge english juga, jadi lembaganya sama. makanya sertif ielts juga ada standar CEFR peserta di level mana (B2/C1/C2). perbandingan biaya ielts itu kalau buat alokasi tes C1/C2: bisa retake 2 kali kalau amit2 dapet skor jelek di tes awal.

ini tabel perbandingan beragam tes cambridge english. (yes skor tertinggi masih setara C2 awal) misal: ambil tes C1 (gue menyarankan level ini aja), terus dapat skor di Grade A yg setara C2 level awal, ya udah kita dapat sertifikat C2, instead of C1 walaupun kita daftar untuk C1.

Image in tweet by Aufa 🍉🫒

terus kalau dapat Grade C ya kita dapat sertifikat B2 ketimbang C1. jadi hitungannya ga rugi walaupun kita milih tesnya berdasarkan kemampuan. memang bagian menentukan kemampuan bahasa inggris kita objectively ada di level yg mana agak rumit & perhaps will bruised someone's ego😂

tapi jadinya kita bisa belajar yg fokus sesuai level & penggunaan bahasa yg sesuai sama kebutuhan dan kemampuan kita sendiri. kekurangan tes ini adalah gak se populer ielts & ibt di sini, lokasi tes masih jadi kendala utama krn cuma ada di jabodetabek, bandung, dan makassar.

walaupun teman2 di luar pulau jawa jg ada yg harus naik pesawat ke lokasi tes ielts/ibt terdekat. tapi ya krn biaya tes yg jauh lebih murah, bisa nabung lebih singkat dibanding nabung untus tes ielts/ibt luar pulau. ini link untuk cek lokasi tes:

tadi gue menyarankan daftar di level C1 karena sesuai dg syarat universitas di eropa & commonwealth; C1 setara dg skor ielts 6,5~8,0. penyesuaian yg terlihat tuh ini british english, jadi fokus kosa kata (bukan aksen ya) yg british, unlike ielts as long as you're consistent.

ini link & page untuk exam dates level C1, ada 2 pdf untuk tahun 2025 & 2026 di page itu. Oh iya, di masing2 pdf ada detail tanggal untuk semua level, A1-C2, jadi ga perlu buka satu2.

di masing2 level juga ada detil informasinya, termasuk persiapan tes (di kotak sebelah kiri tepat di bawah judul halaman C1). bisa akses di sini:

kalau perlu latihan tambahan lewat aplikasi berbayar (subscription 18 months) bisa pake Test & Train (gue pernah pakai ini), informasi ini secara umum ada di link sebelumnya, dan kalau mau purchase bisa di: itu ada level lainnya juga, selain C2.

i used that app specifically for C1 level during the pandemic, and yes, kaget karena walaupun kosa kata umum tapi bener2 diperhatikan bgt grammar & fungsi kata2 tersebut tuh seperti apa in various contexts. so yes, your ego will get bruised a bit (or even more) just like i was😂

I have studied for the toefl ibt since junior high school (the English subject there uses the Cambridge English curriculum). so it's been a decade-long issue for me, jadi gue selalu ambil toefl itp & toeic aja krn ga minat buang duit bayar tes ibt & ielts yg ga masuk akal itu.

I learnt from the iBT official book since high school & now I'm using their paid digital app, but I never take the actual ibt test due to the ridiculous price & lasts only 2 years (IELTS as well). C1 also lasts 2 years, but at least it doesn't cost a fortune for the prep & test.

p.s. gue spesifik bilang C1 Exam ini buat ke Eropa & Commonwealth (asia pasifik) karena mereka officially pakai ini. wilayah lain: asia & afrika non-commonwealth, dan amerika utara & selatan; ada tapi gak semua, tergantung universitas & lembaga beasiswanya, jadi tinggal cek aja.

tambahan lagi, tesnya pakai British English secara kosa kata ya, BUKAN AKSEN. jadi jangan keburu parno, apalagi ini jauh lebih hemat, meningkatkan kemampuan berbahasa asing yg efektif, dan berdampak sama kebutuhan berbahasa inggris nantinya.

TLDR; ni tes jauh lebih murah, tapi lebih efektif. aksen bukan ukuran & kendala berbahasa. peserta bisa pake aksen apa pun walaupun British lexicon; kalau parno di speaking part krn interviewer pake British accent, try to watch British accent movies or series as much as you can.

faq that i normally get irl on the test & newly here: 1. C1 = Cambridge Advanced English

2. Daftar di lokasi yang dicantum di website Cambridge. Tidak daftar di website Cambridge, tapi langsung tanya lewat chat, telepon, media sosial, dsb. dari pihak lokasi tes yang dituju

btuL. any English certification is completely overpriced for an overrated language skill.

3. perbedaan kalau switch dari sebelumnya persiapan IELTS & iBT (tadi udah ditulis tapi ini versi agak panjang dikit), format juga beda tapi ga se-jelimet ielts writing task 1:

thanks to add! teman2 yg SMA di Cambridge School ikut tes ini krn bagian dari kurikulum A Level. mereka daftar di kampus2 LN ga perlu menyertakan kemampuan english lain kayak ibt, ielts, dsb. yap. krn lulusan dg kurikulum A Level (atau IBDP) jadi jaminan dia bisa bahasa inggris

yes, TOEIC (saya udah 2 kali ikut krn murah & mudah, jadi gak perlu belajar), DET, dan C1 adalah opsi tes yg murah! tinggal sesuaikan dg kebutuhan & tujuan tempat perlu yg mana. TOEIC itu umum bgt di Asia Timur; kalau mau daftar beasiswa pemerintah sana pakai ini jg cukup bgt.

4a. di website Cambridge sebenarnya ada "test your english" tapi kemarin pas copy paste link thread ini & cek page itu lagi ga bisa dibuka. kalau penasaran bisa ikut saran kakak ini yaap (saya pribadi sering ikut CEFR nya EF yg full set, gratis)

4b. itu tes dari BC & EF bukan tes C1 resmi tapi hanya untuk ukur kemampuan kita kira2 masuk ke level apa, jadi gak zonk krn jeblok🤪Cambridge Exam pakai common words tapi soalnya tetep jauh lebih susah dari IELTS & iBT karena analysis bgt & grammar focus.

4c. pengalaman waktu smp, kurikulum english gue pake cambridge. kelas 7 semester 1 nilai bahasa inggris gue remedial di rapot😊 tapi pas UN kelas 9, gue cuma salah 3 soal. harusnya salah 2 soal, tapi cukup 1 jam buat ngerjain 50 soal, jadi gue baca ulang & ngide ganti jawaban🙃

5a. sebenernya gue udah sering jawab dari kemarin kalau ini juga bakal kadaluarsa dalam 2 tahun (sertifnya si engga, tapi institusi yg minta biasanya exam ini diikuti within 2 years of date)

5b. saran dikit & tips tambahan karena saya sendiri pernah jadi awardee & kerja urus awardee: kalau minat beasiswa LN harus kulik tuntas website nya yap. beneran sampai hafal itu isi website & guideline tiap halaman. cuma y gw tau org sini males bgt baca runut & tuntas😣

5c. Manaaki (CAE = C1). AAS untuk Indonesia gak ada, TAPI, ada TOEFL ITP & PTE (masih lebih murah, tapi kurang tau ya jenis soalnya gimana).

Image in tweet by Aufa 🍉🫒
Image in tweet by Aufa 🍉🫒

5d. saya kenal irl dengan alumni AAS, itu cukup pakai ITP sebenarnya untuk daftar juga bisa. nanti kalau lolos seleksi beasiswa dari AAS sendiri kok yg akan biayain kalian les & tes IELTS, kalau jaman alumni yg cerita sih, SAMPAI LULUS SKOR MINIMAL.

Share this thread

Read on Twitter

View original thread

Navigate thread

1/34