#SahamUntukBayi - Saham = Potongan Kalau selama ini kamu bingung tiap kali denger kata "saham", anggap aja saham itu kayak "potongan". Iya, benar-benar potongan, kayak potongan kue ulang tahun 🍰 Misalnya nih, Kamu dan temen-temen beli satu kue besar buat dimakan bareng-bareng.
Bayangin Gini Biar Lebih Paham: Kamu punya warung bakso langganan deket rumah. Baksonya terkenal enak banget, yang jual namanya Pak Budi. Suatu hari Pak Budi kepikiran buka cabang baru di kota sebelah, tapi sayangnya uangnya belum cukup. Akhirnya, Pak Budi bilang ke kamu:
Kamu pasti pernah denger temen atau keluarga bilang, "Jangan main saham. Ribet banget, pasti rugi!!" Nah, tunggu dulu. Saham itu nggak serumit dan seserem yang kamu bayangkan, lho. Kuncinya sederhana banget: Kamu cuma perlu tahu bisnis di balik saham itu. Biar lebih gampang,
Sejarah Asal Muasal Saham 1. Kisah Awal: Rempah-rempah Mahal Banget! Pada tahun 1600-an, rempah-rempah kayak lada, pala, dan cengkeh dari Indonesia (waktu itu Nusantara) itu ibarat emas. Di Eropa harganya mahal banget. Orang Eropa sangat tergila-gila rempah. Tapi ada
5. VOC & EIC Sukses Besar (Awalnya) Pada awal-awalnya, VOC dan EIC sukses besar: • Kapal-kapal dagang mereka bolak balik dari Asia ke Eropa dengan rempah-rempah mahal. • Pemegang saham untung besar dari dividen. • Harga saham naik tinggi karena banyak orang mau beli
-Bersambung-
@cukhurukuque How are you doing
@cukhurukuque Hello






